Sabtu, 10 September 2011

A hard Rock Journey

0 commentfootprint

Sebenarnya hari ini saya sangat malas untuk beraktifitas keluar kos. Ya, thx God its SATURDAY!
Dalam time table yang saya tempel, gak ada istilah kegiatan yang berbau akademik atau apalah di hari sabtu, ITs MY TIME!
Sayang, kenyataan memang selalu tak sejalan dengan angan. Semenjak tiba di solo beberapa hari yang lalu, tugas kuliah sudah banyak menjejali time table saya.
Itu membuat saya harus begadang sampe tengah malem, dan bangun pagi karena kebanyakan kuliah saya mulai jam 7. Ah, holycrap!
Otomatis, sabtu ini ingin sekali hibernasi seharian, tapi malangnya saya "diajak" survey ke selo yang sebenarnya setengah hati saya lakukan. Jujur, saya capek sekali.
Padahal saya sudah merasa nolak, tetep aja bisa dibujuk. Ahh, gak tega. :(
Dan akhirnya, pagi2 kami berangkat ke selo beriringan motor.
Sungguh, The best scenery in the world is the scenery of nature!!
dari atas jalan tanjakan
mejeng dulu sebelum ngetrack
muka saya udah cukup melas belum? :|

Pemandangannya emang indah bangett.
Tapi ini yang bikin saya remuk dan tepar malemnya, notabene saya itu bukan track walker. Pelintas alam.
Medan yang kami lalui bener2 eugh bikin sekujur tubuh mandi debu, sinar matahari, dan ahhhh unsaid bangett. Apalagi di atas, angin bertiup kencang, serasa seperti badai gunung.
Ini jalan hampir 90 derajat lhoo, disni pas kena badai gunungnya
ekspresi kayak belum pup setaon

ekspresi cacing kepanasan
Apalagi saya gampang terkena iritasi kulit. :( Completed. Ini sebuah perjalanan yang bagi saya rock n roll bener deh, emang aslinya selo itu dalam bahasa indonesia berarti batu. Untung saya pulang2 gak mati berdiri dikutuk jadi batu beneran. ah, holycrap! #nahankakiyangkakukaku

Jumat, 02 September 2011

Percakapan Dua Bilik Hati

2 commentfootprint
(Hening)

BilikHati1 : Sudah beberapa kali aku bilang ke kamu, Kapan tuk berhenti stalking?

BilikHati2 : (menyergah) i m not stalking, i am searching.

BilikHati1 : Hellooo kamu segumpal-darah, bisakah kamu tidak terus2an mengetik namanya dalam search-list di twittermu? lihatlah aku, aq mengirimkan nurani kepada akal untuk berhenti mengetahuinya lebih jauh. Kamu pernah dengar belum lirik lagu ini?
"would it be better if we were never near
knowing you more has always been my fear
let’s say goodbye to find a better place
before it’s too late"
BilikHati2 : iya, aku tau aku salah, have u ever felt like this before? kau berbicara seakan2 tak punya nurani.

BilikHati1 : (berang) bukankah kau sudah tau semua fakta yang membelalakan kardiovaskulermu! itu kurang cukup bagimu, ha? The best thing about the past is that it shows you what 'not' to bring into your future.
coz we are symmetrical.
SebelahHati2 : maavkan aku, aku memang tak setangguh dirimu, aku sudah cukup terluka. tak lihatkah dindingku ini? dia banyak berlubang karena sebuah masa. Seperti asteroid2 yang menghujani, bopeng dimana-mana, aku tak cukup punya mesosfer untuk melindugi diriku sendiri.

BilikHati1 : Kau tak sendirian mate, tak lihat kau kalo kita sama identik? kita simetris. Kau merasa sakit, aku pun juga, kau bahagia aku pun merasa. we are the same. Hanya saja nurani kita berbeda. Aku berusaha untuk kuat, untuk tangguh menghiburmu saat kau mulai runtuh, bagaimana jika kita sama2 diciptakan lemah? Nasib kita mungkin akan di tangan sebuah ujung sembilu. Oleh karena itulah, aku yang banyak berperan untuk mengirim nurani ke akal tuk berpura2 "kita" baik2 saja.
Thats why we are symmetrical, suatu saat aku akan tergantikan oleh bilik lain, yang lebih besar tuk merangkulmu, dan mengayomimu lebih dari aku.

BilikHati2 : (tersenyum)
 

A Walk to Remember Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template