Jumat, 30 Desember 2011

Paper-ania

0 commentfootprint
mereka menunggu dijamah
teronggok pada pojok meja 
dan berkeliaran pada file-file unhidden
sebuah kotak ajaib yang dijinjing kemana-mana
lihatlah pemiliknya!
berkantung mata panda, dengan rambut yang acak-acakan
dan pikiran yang seruwet benang kusut
Tolong, kertas-kertas ini menyiksaku!

Rindu itu . . . .

0 commentfootprint
rindu itu hanya sebatas tembok yang berdiri bersisihan.
tiap jengkalnya yang mendinginkan
memantul pada sudut-sudut lembap yang terasingkan
dirayapi oleh cendawan dan lumut yang menggoreskan
kenapa tak kita robohkan saja tembok itu?
dan mulai saling menatap?
Iya, mataku dan matamu
terlihat sebuah kerinduan tanpa batas yang terpancar
 

A Walk to Remember Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template